20 Agustus 2017



31 Mei 2017



Google Doodle hari ini menampilkan Zaha Hadid, arsitek muslim Inggris kelahiran Baghdad, Irak. Ia adalah perempuan sekaligus perempuan muslim pertama yang meraih penghargaan tertinggi arsitektur, Pritzker, pada 2004. Penghargaan ini bisa dibilang penghargaan Nobel di bidang arsitektur.

Selain penghargaan tersebut, dua tahun berturut-turut, pada 2010 dan 2011, Zaha juga menerima penghargaan Stirling Prize dari Royal Institute of British Architects Stirling Prize. Tahun berikutnya, 2012, Zaha menerima gelar Dame Commander of the Order of the British Empire dari Ratu Elizabeth II.



Kemudian, setahun sebelum dia meninggal, Zaha menerima penghargaan Royal Gold Medal dari Royal Institute of British Architects. Sayangnya, pada 31 Maret 2016, Zaha wafat karena serangan jantung di Rumah Sakit Miami, Amerika Serikat, tempat ia dirawat karena penyakit bronkitis. 

Meski telah tiada, perempuan kelahiran 31 Oktober 1950 ini menjadi inspirasi untuk para perempuan di berbagai belahan dunia melalui karya-karya arsitekturnya. Sebut saja Vitra Fire Station di Jerman, Dongdaemun Design Plaza di Korea Selatan, Riverside Museum di Skotlandia, dan Salerno Maritime Terminal di Italia yang baru selesai dibangun pada 2016.



Salah satu rancangannya, Stadion Al-Wakrah, Qatar, yang akan dijadikan salah satu stadion untuk perhelatan World Cup 2022, sempat menuai kontroversi. Banyak yang mencibir rancangannya mirip vagina. Namun dengan santai Zaha menjawab, seperti dilansir laman The Guardian, "Mereka bilang apa? Semua yang berlubang di dalamnya berarti vagina? Sebuah ketololan yang nyata."

Kantor berita The Guardian menyebut Zaha sebagai "Ratu Kurva" karena "Membebaskan geometri dalam arsitektur, memberikannya identitas ekspresi baru." Karya-karya Zaha yang lain: aquatic centre untuk Olimpiade 2012 London, Broad Art Museum di Michigan State Univeritys, Guanzhou Opera House di Cina.

Sumber : tempo

23 Mei 2017



Penyanyi Ariana Grande mengungkapkan belasungkawa dan kesedihannya atas serangan yang menyebabkan korban tewas dalam konsernya di Manchester, Inggris.











Sebelumnya diberitakan sebuah ledakan terjadi di konser Ariana Grande, di Manchester Arena, Manchester, Senin (23/5/2017).
Tercatat 19 orang tewas dan sekitar 50 orang lainnya terluka dalam peristiwa yang terjadi di akhir konser tersebut.

Ariana Grande sendiri dalam kondisi baik setelah serangan yang telah dikategorikan sebagai serangan teroris itu.
Sementara itu manajemen Ariana memberikan keterangan resmi terkait peristiwa itu.
"Tidak ada kata yang bisa melukiskan kesedihan kami pada para korban dan keluarga dalam serangan ini," kata manajer Ariana, Scooter Braun, dalam pernyataan tertulis di akun Instagramnya, @scooterbraun.

Sumber : kompas

22 Mei 2017




Pesta gay 'The Wild One' di Kelapa Gading, Jakarta Utara, digerebek polisi. Ada 141 orang yang diamankan, termasuk pemilik usaha hingga gigolo.

Dari lokasi itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa kondom, tiket, rekaman CCTV, fotokopi izin usaha, uang tip striptis, kasur, iklan event 'The Wild One', dan handphone yang digunakan untuk broadcast. Operasi itu digelar oleh Polres Jakarta Utara, yang dipimpin Kasat Reskrim AKBP Nasriadi.

Penggerebekan berlangsung pada Minggu (21/5) sekitar pukul 19.30 WIB. Lokasi event itu berada di PT Atlantis Jaya, Ruko Kokan Permata Blok B 15-16 RT 15 RW 03, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lokasi itu terdiri dari 3 lantai.

"Para tamu masuk ke event tersebut dengan membayar Rp 185 ribu dan bebas menggunakan fasilitas," kata AKBP Nasriadi kepada wartawan, Senin (22/5/2017).




Lantai 1 lokasi itu merupakan ruangan fitness center. Kemudian, naik 1 lantai, ada fasilitas striptis. Lalu di lantai 3 ada fasilitas spa.

Dari foto-foto yang dirilis oleh Polres Jakarta Utara, terlihat beberapa fasilitas yang digunakan ketika event tersebut berlangsung. Tampak ada kerangkeng dengan tirai berwarna hijau. Di dalam kerangkeng itu terdapat matras berwarna hitam. Bagian tembok di dalam kerangkeng tampak dicoreti tulisan-tulisan, salah satunya 'Safety is Priority'.


Kemudian ada pula foto alat-alat BDSM (bondage and discipline, dominance and submission, sadism and Masochism) yang digunakan untuk mengikat bagian tubuh, seperti leher, tangan, dan kaki. Tampak pula beberapa ruangan, seperti kamar ganti yang belum terang benar, yang digunakan untuk apa.



Lalu tampak pula sebuah kolam yang sepertinya berada di lantai 3, yang digunakan untuk fasilitas spa. Di dekat kolam itu, terdapat tiang-tiang yang kemungkinan besar digunakan untuk striptis.


Sejauh ini, polisi menyebut pemilik usaha yang diamankan adalah CDK (40) sebagai pemilik sesuai dengan pemegang IUP tempat tersebut, N (27) sebagai resepsionis dan kasir yang menyiapkan honor bagi penari striptis, DPP (27) selaku resepsionis dan kasir yang menerima pembayaran dari pengunjung, serta RA (28) selaku sekuriti yang menyerahkan honor bagi penari striptis.

Polisi juga mengamankan penari striptis dan gigolo dari pesta gay 'The Wild One', yaitu SA (29), BY (20), R (30), TT (28), AS (41), dan SH (25). Mereka diduga melanggar Pasal 36 juncto Pasal 10 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pornografi. 


Sumber : detik.com

Lazada

BloopEndorse

Categories

Diberdayakan oleh Blogger.

Masukkan Email Anda

Lazada

MatahariMall

Blibli.com

SB1M

Popular Posts

Jago Photoshop